Dexamethasone: Manfaat dan Cara Menggunakannya

Dilihat dari penggunaannya, dexamethasone merupakan salah satu obat peradangan yang cukup populer. Obat ini memang masuk dalam kategori obat khusus di mana memerlukan resep dokter untuk mendapatkannya. Namun, kebanyakan dokter menyarankan obat ini sehingga masyarakat secara umum pun mengetahuinya.

Selain itu, dexamethasone juga bisa diandalkan untuk mengatasi gangguan karena alergi ataupun penyakit auto imun yang menyerang. Hanya saja, obat yang tersedia dalam bentuk tablet, sirup, suntikan dan tetes mata ini umumnya digunakan dalam jangka waktu yang cenderung panjang serta tidak bisa dihentikan secara tiba-tiba.

Pada kesempatan ini akan dibahas tentang beberapa hal mendasar dan penting terkait dexamethasone. Apa saja informasi yang harus diketahui dari obat ini? Simak ulasan selengkapnya!

Manfaat Umum Dexamethasone

Terkait dexamethasone, obat ini memiliki beberapa manfaat yang bisa dikatakan sangat penting. Obat yang tersedia dengan berbagai bentuk ini bisa diandalkan untuk mengatasi peradangan yang muncul secara tiba-tiba, reaksi alergi karena mengonsumsi sesuatu ataupun meredakan penyakit auto imun yang diderita.

Dalam reaksinya, dexamethasone akan mengurangi peradangan dengan segera. Selain itu, obat ini juga bekerja seperti steroid yang dihasilkan secara alami oleh tubuh. Oleh karena sifatnya inilah dexamethasone tergolong obat yang aman digunakan, bahkan untuk jangka waktu yang cenderung lama karena suatu gangguan kesehatan tertentu.

Dosis yang Disarankan Untuk Konsumsi Dexamethasone

Konsumsi dexamethasone harus dilakukan sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Hal ini sangat penting karena dosis nantinya akan berhubungan langsung dengan manfaat yang akan didapatkan.

Selain itu, terkait dosis, dokter nantinya bisa memberikan dosis yang berbeda sesuai dengan kondisi pasien. Hanya saja, ada beberapa anjuran dosis terkait penggunaan dexamethasone sesuai dengan bentuk obat yang digunakan.

Adapun beberapa detail dosis dari anjuran penggunaan dexamethasone adalah sebagai berikut:

1)    Bentuk obat dexamethasone tablet

Untuk bentuk tablet, dexamethasone tersedia dalam tablet dengan dosis 0,5 gram. Dalam hal ini, dexamethasone tablet bisa digunakan dalam dua kondisi yang berbeda. Adapun detail kondisi dan dosis yang disarankan adalah sebagai berikut:

     Untuk mengatasi peradangan dan gangguan auto imun, dexamethasone dikonsumsi sebanyak 0,5 hingga 9 mg per hari untuk dosis awal dan dosis maksimal yang disarankan adalah 1,5 mg per hari. Sedangkan untuk anak-anak, dosis yang disarankan adalah 0,02 hingga 0,3 mg per kilogram berat badan per hari dibagi 3 hingga 4 konsumsi. Dosis tersebut disesuaikan dengan kondisi pasien.

     Untuk multiple sclerosis, dexamethasone dikonsumsi oleh orang dewasa dengan dosis awal 30 mg per hari selama 1 pekan dan kemudian diikuti dengan 4 hingga 12 mg per hari selama 1 bulan.

Dari detail di atas, bisa dilihat adanya perbedaan yang cukup mencolok pada penggunaan dexamethasone. Oleh karenanya, detail dosis harus senantiasa diperhatikan agar manfaat obat ini bisa didapatkan dengan maksimal.

2)    Bentuk obat dexamethasone tetes mata

Bentuk dexamethasone tetes mata digunakan untuk mengatasi radang mata yang terjadi. Obat ini hanya boleh digunakan oleh seseorang yang sudah dewasa saja. Terkait penggunaannya, dosis yang disarankan untuk digunakan adalah 1 tetes obat sebanyak 4 hingga 6 kali sehari.

3)    Bentuk obat dexamethasone injeksi

Obat dexamethasone tersedia pula dalam bentuk injeksi atau suntikan. Khusus untuk bentuk obat ini, dosis yang digunakan akan ditentukan oleh dokter yang melakukan perawatan.

Tentu, dosis yang digunakan nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan dari pasien tersebut. Selain itu, obat dexamethasone akan langsung disuntikkan ke pembuluh darah, terutama pada pasien yang mengalami masalah peradangan pada sendi sehingga efek obat akan dirasakan dengan lebih cepat.

Beberapa detail di atas adalah dosis yang dianjurkan. Hanya saja, seiring dexamethasone adalah bukan obat bebas, nantinya ada intervensi dari dokter terkait dosis yang tepat.

Cara Menggunakan Dexamethasone yang Tepat

Selain memperhatikan dosis yang dianjurkan, ada baiknya jika pasien memperhatikan pula cara untuk menggunakan atau mengonsumsi dexamethasone. Cara ini harus menjadi catatan penting agar nantinya dexamethasone bisa bekerja dengan optimal.

Khusus untuk dexamethasone dalam bentuk tablet ataupun sirup, konsumsi obat harus dilakukan setelah makan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya mag dan gangguan pencernaan lain. Selain itu, jika Anda mengonsumsi dexamethasone dalam bentuk sirup, gunakan sendok takar yang sudah disediakan untuk memastikan dosis yang dikonsumsi adalah tepat.

Untuk dexamethasone dalam bentuk tetes mata, maka Anda harus menarik kelopak mata ke bawah setelah mendongakkan kepala. Setelah itu, tekan botol kemasan tetes mata dexamethasone. Jangan berkedip dan tutup mata beberapa saat untuk memastikan obat akan bereaksi.

Jika Anda juga menggunakan obat tetes mata selain dexamethasone, maka Anda harus memberikan jeda dalam penggunaannya. Dalam hal ini, jeda yang disarankan untuk menggunakan dexamethasone setelah obat tetes lainnya adalah 10 menit untuk mencegah terjadinya kontaminasi. Serta, Anda dilarang untuk menggunakan lensa kontak selama penggunaan dexamethasone.

Efek Samping Penggunaan Dexamethasone

Penggunaan obat dexamethasone bisa menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping terjadi umumnya dikarenakan kesalahan pada penggunaan dosis yang disarankan. Selain itu, efek samping juga bisa terjadi sebagai reaksi tubuh dari penggunaan dexamethasone tersebut.

Dalam hal ini, beberapa efek samping penggunaan dexamethasone yang cukup umum diantaranya adalah sebagai berikut:

     Nafsu makan yang cenderung meningkat signifikan

     Berat badan yang bertambah

     Perubahan siklus menstruasi pada wanita

     Gangguan tidur yang sering mengganggu

     Pusing secara tiba-tiba

     Sakit kepala dalam waktu singkat

     Masalah pada perut dan organ pencernaan

Selain beberapa efek samping umum tersebut, ada beberapa efek samping yang cukup serius yang bisa terjadi. Dalam hal ini, jika beberapa efek samping tersebut terjadi, ada baiknya jika Anda segera melakukan pemantauan.

Adapun beberapa efek samping yang dimaksud adalah:

     Demam yang tak kunjung surut

     Perubahan emosi yang signifikan

     Tubuh yang cenderung lebih mudah lelah

     Nyeri yang terjadi pada tulang, otot dan juga sendi

     Pembengkakan yang terjadi di bagian tungkai

     Tinja yang cenderung berwarna hitam

     Gangguan yang terjadi pada penglihatan

     Jantung berdebar-debar

     Kejang

Dexamethasone dan Covid-19

Beberapa kalangan berpendapat bahwa dexamethasone bisa digunakan untuk penanganan pada pasien Covid-19. Hal ini dikarenakan adanya kemampuan dexamethasone meredakan peradangan dan gangguan pada pernapasan. Hanya saja, belum ada penelitian yang mendalam terkait hal tersebut.

Di sisi lain untuk pencegahan Covid-19, Anda juga bisa menggunakan air purifier. Produk ini secara efektif akan membunuh kuman, virus dan bakteri yang bisa menyebabkan virus.

Untuk produk air purifier, Anda bisa menggunakan produk Drew Air Purifier. Hal ini dikarenakan Drew Air Purifier memiliki teknologi HEPA filter yang akan mengeliminasi hingga 99% partikel udara dan memastikan udara yang dihirup lebih bersih dan lebih harum.

Tentu, sambil menunggu penelitian tentang dexamethasone sebagai obat penanganan Covid-19, Anda bisa menggunakan Drew Air Purifier di rumah. Jaga udara di rumah Anda dan virus yang menyerang tidak akan ada lagi!

 

Baca Juga: