Cara Mengonsumsi Asam Folat untuk Program Ibu Hamil dan Manfaatnya

Kondisi saat proses kehamilan sangat rentan terhadap berbagai sumber penyakit. Salah satu solusinya adalah dengan mengonsumsi asamfolat atau vitamin B9. Jika dikonsumsi secara rutin, maka  kehamilan akan berjalan dengan lancar. Secara umum, bentuk suplemen vitamin ini bisa dalam wujud cairan ataupun tablet. Berikut ini  ada beberapa informasi tentang asam folat yang perlu untuk Mom ketahui.

A. Sumber Makanan yang Mengandung B9

Sebelum mengetahui terapan program ibu hamil, terlebih dahulu kita kenali sumber asam folat. Supaya ada gambaran dan bisa bersiap-siap mulai dari sekarang. Sumber yang pertama berasal dari sayuran hijau, sebut saja asparagus, bayam, sawi hijau,brokoli, dan kubis Brussel. Sumber kedua dari buah-buahan, seperti alpukat, jeruk, serta bit.

Jangan lupa juga dengan biji-bijian serta kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang tanah, gandum, dan sereal.Terakhir, asam folat terdapat pada makanan laut, hati sapi, telur, serta susu dengan lemak yang rendah.Sumber makanan tersebut sampai sekarang masih muda ditemukan di ranah pasar dengan harga terjangkau.

B. Manfaat Penting Vitamin B9 untuk Ibu Hamil

Program ibu hamil membutuhkan banyak sumber energi dan nutrisi. Tujuan utamanya adalah untuk memproduksi DNA berkualitas. Banyak orang yang menyebut vitamin B9 ini sebagai pahlawan seorang ibu hamil. Betulkah? Jika ditinjau dari segi manfaatnya, ungkapan tersebut sangat betul 100%, sebab bisa mencegah bayi lahir dalam keadaan cacat.

Kesuburan wanita yang tengah mengandung pun mengalami peningkatan dengan rutin konsumsi asamfolat. Manfaat untuk kesuburan tersebut juga bisa dirasakan oleh kaum Adam. Sedangkan untuk janin dalam rahim,vitamin B9 tersebut bisa menumbuh-kembangkan ukuran tubuhnya dan plasenta yang jadi sumber kehidupannya dalam perut.

C. Dosis Vitamin B9 selama Menjalani Program Kehamilan

Jika konsumsi B9 bertujuan  untuk mencegah terjadinya potensi bayi lahir dalam keadaan cacat, maka dosis hariannya sebanyak 5 mg. Konsumsi banyak sumber makanan yang mengandung vitamin B9 sebelum melakukan hubungan intim hingga trimester pertama berakhir. Jika untuk kebutuhan sehari-hari saat hamil, dosisnya sekitar 0,4-1 mg saja.

Beda kasus, beda nilai konsumsinya. Misalnya untuk kasus penyakit anemia megaloblastik, maka dosisnya 5 mg per hari.Sedangkan untuk mencegah terjadinya defisiensi B9 akibat efek samping terhadap obat-obatan, maka dosisnya bertambah mulai dari 5-15 mg.Asamfolat memang luar biasa. Tidak hanya sebagai suplemen, tapi juga sebagai obat mujarab.

D. Cara Mengonsumsi Vitamin B9 denganBenar

Setelah kita sama-sama tahu dosis yang dianjurkan, maka prosedur untuk mengonsumsinya wajib diketahui juga.Sebelum dikonsumsi, baca terlebih dulu aturan pakai yang ada pada kemasan.Suplemen vitamin B9 bisa dikonsumsi sebelum ataupun sesudah makan. Jadwalkan saja konsumsi vitamin B9 secara teratur tanpa terlewat sedikit pun.

E. Peringatan selama Mengonsumsi Vitamin B9

Walaupun efek sampingnya hampir tidak ada, kecuali hanya hilang nafsu makan, kembung, serta mual, peringatan ini wajib pula dicermati. Mengingat seorang ibu tengah hamil memiliki sensitivitas yang tinggi. Bagi penderita penyakit sejenis tumor, ketergantungan pada asamfolat kurang bagus untuk penyembuhan.

Selain itu, penderita defisiensi laktosa juga tidak dianjurkan mengonsumsi vitamin B9. Khususnya bila ingin mengombinasikan bersama obat lainnya, sebaiknya jangan. Ketika terjangkiti alergi dan semacamnya, langsung hubungi dokter untuk minta saran maupun keperluan berobat.

Dengan adanya program ibu hamil, konsumsi asamfolat menjadi lebih teratur. Sayang sekali jika selama periode kehamilan kurang memperhatikan gizi terbaik ini. Selain vitamin B9, vitamin dan mineral lainnya juga sangat diperlukan sebagai pendampingnya. Mulai dari vitamin B, C, D, E, zat besi, zinc,serta koenzim Q10 agar bisa bekerja dengan maksimal.

Baca Juga:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *