Cara Mengobati Flu Singapore yang Biasa Menyerang Anak-Anak

Walaupun bisa menyerang orang dewasa, flu Singapore ini lebih fokus menyerang anak-anak. Oleh karena itu, jika si kecil kedapatan mengalami gejala seperti bintil berair di berbagai badan, sariawan, serta muncul lipatan paha, lebih baik langsung tangani. Kemungkinan besar terkena flu ini. ika anak Mom sudah kena, lakukan cara-cara berikut.

1. Cari Tahu Penularannya Lebih Dulu

Untuk memecahkan sebuah persoalan, maka harus dicari akarnya lebih dulu. Flu Singapore bukanlah flu biasa. Virus yang menjadi penyebabnya merupakan bagian dari keluarga enterovirus. Namanya coxsackievirus A16. Dia mampu hidup di ludah, tinja, air ludah, tenggorokan, serta cairan yang ada pada ruam kulit.

Ketika mengalami kontak langsung dengan non-penderita, maka bisa menular. Selain itu, penyakit flu ini bisa pula menular dari makanan yang sudah terkontaminasi tinja penderita. Begitu pula ketika tidak sengaja menghirup udara yang bercampur dengan percikan air ludah ataupun cairan hidung si penderita. Hindarkan penyebab itu sebelum dilakukan pengobatan.

2. Diagnosis untuk Mengetahui Kondisi Anak

Jika masih ragu dengan apa yang terjadi pada si kecil, alangkah baiknya dibawa ke rumah sakit saja. Bisa pula dengan meminta dokter agar datang untuk memeriksa apakah mengidap gejala flu Singapore atau tidak. Sampel yang diperiksa meliputi darah, feses, maupun swab tenggorokan agar bisa menentukan jenis flunya.

Proses diagnosis dimulai dari mengenali gejala-gejalanya. Bagi orang awam, antara flu biasa dengan flu ini mungkin agak sama. Tapi jika diteliti lebih lanjut, perbedaannya sangat kentara. Gejala flunya diikuti dengan demam. Lalu muncul sariawan di mulut, kaki, dan tangan. Flu ini paling sering terjadi pada anak-anak berumur 10 tahun.

3. BerikanParacetamol

Paracetamol atau ibuprofen diperlukan untuk meringankan penderitaan anak selama gejala berlangsung. Selama masih alami flu Singapore, berikan istirahat yang cukup sambil mengonsumsi minuman dingin sesekali. Tujuannya agar bisa meredakan sakit di tenggorokannya. Jika diberi minuman hangat, akan membuat anak merengek terus.

4. Hindarkan Makanan Pedas dari Anak

Makanan seperti ini memang sangat ampuh membangkitkan semangat dalam kehidupan sehari-hari. Hanya saja, untuk anak yang sedang sakit, lebih baik dihindari. Anak yang terkena flu Singapore tingkat lanjut akan menampakkan gejala seperti luka-luka di mulut. Seiring hari bisa bertambah parah jika terus-menerus diberi makanan pedas.

Sebagai gantinya, berikan makanan lunak. Misalnya sup, bubur, dan lainnya. Karena anak yang sulit menelan makanan akibat luka-luka itu tetap memerlukan asupan gizi yang lebih dari cukup. Jika diberikan makanan keras, walaupun berwujud nasi, tetap tidak boleh, Mom. Lukanya bisa menjadi lebih parah dan sulit sembuh.

5. Mengoleskan Krim serta Memberikan Air Minum yang Cukup

Krim yang digunakan untuk pengobatan flu ini berjenis krim anti gatal. Variannya cukup banyak tersedia. Namun alangkah baiknya jika konsultasi kepada dokter terlebih dahulu. Agar diberikan resep yang bagus, aman, dan terbaik. Barulah pergi ke apotek. Hindari sugesti dari tetangga jika belum ada buktinya.

Selama menjalani perawatan, jangan biarkan si kecil mengalami dehidrasi. Bahaya yang ditimbulkan cukup serius. Mengingat flu ini bisa menyebabkan luka serius di mulut. Layaknya tanah kering, bila lama terkena air, maka akan gersang dan tidak bisa ditumbuhi tanaman satu pun.

Sebetulnya,flu Singapore ini tidak akan terjadi asalkan pada 7 hari pertama diupayakan pencegahan dini. Misalnya dengan membersihkan area yang terkontaminasi virus, memberikan istirahat lebih, mengajari anak untuk rajin membersihkan diri, dan lain-lain. Mudah-mudahan buah hati Mom lekas sembuh dan selalu dikuatkan dalam segala kondisi.

Baca Juga:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *