9 Pantangan saat Memasuki Usia Kehamilan 3 Bulan hingga Persalinan

Pada periode kehamilan, sebetulnya cukup banyak pantangan yang wajib dihindari. Hanya saja, pada waktu Mom hamil 3 bulan, risiko yang ditanggung lebih besar dari sebelumnya. Semakin pantangan dihindari, kemungkinan untuk melahirkan bayi secara normal bisa mudah terwujud. Apasaja pantangannya?Silakan Mom cari tahu dalam poin-poin berikut ini.

A. Menggunakan Obat Jerawat Tertentu

Sepanjang penggunaan obat jerawat herbal, risikonya sangat minim atau bahkan tidak ada sama sekali. Sayangnya, lebih banyak yang menjual versi kimia daripada herbal. Pada obat yang mengandung benzoil peroksida, efeknya bisa memperburuk perkembangan janin. Sedangkan yang mengandung hidrokortison, janin dalam kandungan bisa keracunan.

B. Menggunakan Perawatan Kulit secara Kimia

Lotion atau sejenis pembersih kulit berbahan kimia pada umumnya mengandung asam salisilat. Lebih baik hindari ketika periode kehamilan 3 bulan berlangsung. Pasalnya, ketika penggunaannya dalam dosis tinggi, perkembangan bayi dalam kandungan yang semula normal bisa berubah jadi cacat. Selain itu, sistem reproduksi bayi laki-laki juga terganggu.

C. Menggunakan Perawatan Rambut Kimiawi

Demi penampilan, tidak seharusnya mengorbankan keselamatan janin dalam rahim. Perawatan seperti rebonding, mengubah warna, menggunakan cat rambut, dan sebagainya bisa masuk ke aliran darah ibu hamil.Kemudian diteruskan pada janin yang dikandung. Risiko lahir dalam keadaan cacat bisa saja terjadi.

D. Lewat Jalan yang Buruk

Letak pantangannya bukan pada penggunaan motor ataupun mobil, melainkan jalannya. Saat usia kehamilan memasuki 3 bulan hingga seterusnya, perhatian wajib dikerahkan bila ingin melahirkan dengan selamat. Jalanan yang buruk bisa membuat rahim terguncang-guncang. Selain itu, otot punggung, paha, pinggang, dan lain-lain bisa berakibat pada kelelahan yang akut.

E. Diet Sepanjang Hamil

Lakukan diet usai melahirkan saja. Karena selama proses kehamilan, janin dalam kandungan sangat memerlukan dukungan berupa gizi yang cukup dan terbaik dari ibunya. Bagaimana jadinya bila janin yang dikandung kekurangan vitamin serta mineral? Mungkin diet yang dijalankan bisa berhasil, tapi taruhannya adalah nyawa janin itu sendiri.

F. Memakai Sepatu Hak Tinggi

Entah itu tuntutan profesi atau mode, lebih baik tinggalkan saja penggunaan hak tinggi selama periode kehamilan. Jika dipaksa demikian, maka keseimbangan tubuh Mom akan terganggu. Kejadian terburuk dari semuanya adalah bisa menyebabkan keguguran. Demi kenyamanan janin yang dikandung, bicarakan baik-baik pada atasan sesegera mungkin.

G. Mengabaikan Petunjuk Pemakaian Obat

Pemakaian obat sejatinya bisa berpengaruh pada janin dalam kandungan. Reaksinya menjalar lewat aliran darah, kemudian tersalurkan melewati plasenta. Padahal, plasenta itu merupakan sumber makanan utama janin. Tanpa konsultasi pada dokter atau membaca petunjuk aturan pakai, kemungkinan melebihi dosis bisa lebih tinggi daripada yang diduga.

H. Menggunakan Baju Ketat

Jika diniatkan untuk keperluan modis atau mengikuti trend ,ibu hamil tidak harus berpakaian yang ketat-ketat. Cukup banyak baju dengan pilihanyang longgar di bagian perut. Tampilan modis itu sejatinya berasal dari pembawaan diri serta padu-padan antar pakaian, bukan semata-mata karena ketat saja. Daripada mengganggu janin dalam kandungan, lebih baik diganti.

I. Konsumsi Makanan Mentah

Pantangan ini wajib dihindari, terutama ketika proses persalinan sudah dekat. Makanan yang disajikan dalam wujud mentah, seperti sushi, rupanya mengandung virus, bakteri, serta parasit yang cukup mengganggu janin. Jika dikonsumsi pada waktu hamil muda, bisa menyebabkan keguguran yang cukup fatal.

Berbagai pantangan di usia kehamilan 3 bulan hinga persalinan tersebut diadakan bukan bermaksud menakut-nakuti. Akan tetapi, demi keselamatan Mom dan janin yang dikandung. Hidup nyaman merupakan hak seluruh makhluk hidup di dunia ini. Sedangkan satu-satunya yang bisa menjamin janin hidup nyaman dalam kandungan hanya seorang ibu.

Baca Juga:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *