4 Cara Mudah untuk Mom Merangsang Perkembangan Bayi 2 Bulan ke Atas

Apa yang Mom ajarkan pada buah hati yang berusia 2 bulan ke atas? Meski tidak terlalu siginifikan, perkembangan bayi 2 bulan ke atas jelas memiliki kemajuan dari saat usianya masih 1 bulan. Oleh karena itu, agar perkembangannya terus mengalami peningkatan, Mom bisa memberinya stimulus dengan 4 cara berikut.

Cara 1 Merangsang Perkembangan Bayi 2 Bulan ke Atas: Bunyi-bunyian

Bayi berusia 2 bulan ke atas cenderung peka terhadap bunyi-bunyian. Oleh karena itu, Mom bisa memberi stimulus atau rangsangan berupa benda atau sesuatu yang berbunyi. Reaksi yang muncul bukan berupa keterkejutan seperti yang sering dialami bayi saat baru lahir. Buah hati Mom akan merespon bunyi-bunyian yang didengarnya dengan cara menendang-nendang.

Kadang-kadang, ada suara yang keluar dari tenggorokannya seakan berusaha menimpali bunyi-bunyian tersebut. Ekspresi wajahnya bisa sangat jelas terlihat dan dibedakan antara ekspresi saat suasana tenang dan mendengar bunyi-bunyian. Oleh karena itu, untuk terus mengembangkan responnya, beri bunyi-bunyian meski dengan tepuk tangan atau musik.

Cara 2 Merangsang Perkembangan Bayi 2 Bulan ke Atas: Kertas Warna

Cara ke-2 untuk merangsang perkembangannya adalah dengan mengenalkan warna. Mengingat pandangannya mulai bisa fokus, bayi Mom akan tertarik dengan warna cerah sejak usia 7 pekan, begitupula dengan usianya yang menginjak 2 bulan ini. Si kecil akan lebih mudah memilih warna merah, oranye, putih, dan semacamnya.

Oleh karena itu, penting untuk Mom menyediakan kertas warna seperti kertas origami, lalu kenalkan warna-warna tersebut padanya. Bisa dengan kertas segi empatnya langsung atau dibentuk terlebih dahulu seperti bangau dan katak. Kemudian, biarkan dia menggapai dan menggenggamnya. Tapi, awasi agar kertas tersebut tidak dimasukkannya ke dalam mulut.

Cara 3 Merangsang Perkembangan Bayi 2 Bulan ke Atas: Bermain

Karena sudah cukup responsif dan aktif bergerak, Mom perlu sering-sering mangajaknya bermain. Salah satu permainan yang paling sederhana tanpa mainan adalah dengan bermain ‘Cilukba’ atau menggerakkan tangan yang kemudian akan diikuti dengan pergerakan mata dan kepalanya.

Jika ingin membelikannya mainan, pilih dari bahan yang aman dan berstandar SNI. Dengan demikian, Mom tidak terlalu khawatir jika buah hati menggigitnya. Pemilihan mainan ini juga didasarkan pada ukuran.

Hindari memberi mainan yang terlalu kecil karena bisa tertelan olehnya. Kriteria mainan yang baik untuk anak usia 2 bulan adalah mudah digenggam, tidak memiliki sudut yang tajam, berbahan karet yang aman saat digigit si kecil, serta mudah dibersihkan.

Cara 4 Merangsang Perkembangan Bayi 2 Bulan ke Atas: Tidur

Sudah menjadi hal yang wajar jika bayi sering tidur. Hal ini memang baik untuk tumbuh kembangnya. Apalagi jika buah hati Mom termasuk bayi yang aktif, maka butuh istirahat yang lebih banyak untuk mengembalikan tenaganya agar bisa bermain dan beraktivitas saat kembali terjaga.

Agar aktivitas Mom di dapur atau mengurus kebutuhan rumah tangga lainnya tidak terganggu, ada baiknya waktu tidur Mom disesuaikan dengan waktu tidur bayi. Pekerjaan rumah bisa dikerjakan setelah bangun tidur sementara bayi Mom masih tidur. Dengan demikian, Mom tidak akan mengantuk saat buah hati bangun dan mengajak bermain.

Mengamati kemajuan perkembangan bayi 2 bulan atau lebih merupakan salah satu hal yang penting untuk Mom lakukan. Hal ini berkaitan dengan perkembangan normal bayi. Jangan senang dulu melihat anak yang terlalu aktif Mom. Karena ciri ini bisa menjadi gejala penyakit autis atau hyperactivity. Sebaiknya konsultasikan perkembangannya pada dokter.

Baca Juga:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *